fbpx
DJI Osmo Action, Kamera Aksi Baru yang Dapat Membunuh GoPro

DJI Osmo Action, Kamera Aksi Baru yang Dapat Membunuh GoPro

"Bila kita bicara masalah teknologi seperti tidak akan ada habisnya, hampir setiap hari akan muncul teknologi baru, bahkan para perusahaan teknologi yang sudah menciptakan teknologi paling canggih sekalipun akan selalu mendapatkan pesaing baru"
Pandu GBKH
Author

DJI Osmo Action datang tiba-tiba, sepertinya ingin mengejutkan GoPro yang telah menjadi icon kamera aksi dan telah memiliki banyak penggemar. Memiliki model desain, dimensi, bahkan kemampuan yang nyaris sama menjadikan DJI Osmo Action pesaing baru GoPro yang sangat perlu diperhitungkan. Berbeda dengan pesaing-pesaing GoPro yang sudah da terlebih dahulu, DJI sudah memiliki nama dan reputasi yang baik, sehingga kualitas, spesifikasi dan fitur yang dimiliki sangat mumpuni dan tidak dapat diragukan lagi. Dengan telah memiliki reputasi yang sangat baik, tidak akan menutup kemungkinan para penggemar GoPro mulai melirik DJI Osmo Action, atau bahkan berpaling untuk menggunakannya.

Model Desain DJI Osmo Action

DJI Osmo Action memiliki desain dan dimensi setara dengan GoPro Hero 7 yang merupakan kamera terbaru keluaran GoPro. Memang terlihat seperti meniru, tetapi Osmo Action memiliki kamera LCD di bagian depan yang sangat membantu. Selain itu Osmo Action memiliki penutup lensa yang dapat diganti untuk memudahkan Anda menukarnya dalam kondisi filter polarisasi atau densitas netral.

Bila Anda baru mengenal kamera aksi, maka Anda akan melihat Osmo Action adalah Hero 7. Antar muka pengguna dibuat disekitar layar sentuh, dan fitur yang disajikan sangat mirip dengan Hero 7. Intinya kamera ini didesain menyerupai GoPro dan sangat kompatibel dengan berbagai aksesoris pendukungnya. Osmo Action benar-benar terlihat seperti GoPro 7, hanya sedikit saja perbedaan yang terlihat dan memiliki harga yang lebih murah.

Spesifikasi dan Fitur

Bila Anda adalah pengguna GoPro, maka Anda akan sangat mudah beradaptasi dengan DJI Osmo Action. Memiliki bentuk kotak persegi panjang seukuran telapak tangan orang dewasa, kamera ini tahan hingga kedalaman 36 kaki tanpa menggunakan casing. 

  • Gambar oleh pihak ketiga

Kamera ini memiliki rumah lensa melingkar dan menonjol dan disebelahnya terdapat layar LCD 1.4 inc dengan rasio aspek 1 : 1. Sedangkan pada bagian belakangnya terdapat layar sentuh 2.25 inc menutupi hampir semua permukaan dengan rasio 16 : 9 inc. Kamera belakang tersebut lebih besar dari yang dimiliki oleh GoPro, sehingga terlihat lebih baik.

Layar sentuh terlihat sangat baik dan ini adalah salah satu tiruan dari GoPro yang sangat baik. Bila Anda pengguna GoPro maka hal ini akan terasa sangat akrab, dimana bila Anda menggeser ke kanan maka Anda akan mendapatkan menu library dan ke bawah untuk kontrol utama, ke kiri untuk mengatur pencahayaan dan ke atas untuk mengatur resolusi dan kecepatan frame. Semua fasilitas input terasa responsif, meskipun tidak semua icon tidak intuitif.

Kualitas Video

Osmo Action dapat merekan video 4K hingga 60 frame per detik, sedangkan video full HD  tersedia hingga 240 fps untuk gerakan lambat 8x. Bahkan kamera dapat merekam video HDR pada 4K/30 dan yang penting adalah stabilitas gambar  elektronik RockSteady. 

Seperti Hypersmooth yang dimiliki oleh GoPro, RockSteady dapat mengambil gerakan kamera shakiest dan membuatnya menjadi smooth. Secara kualitas kamera Osmo Action memiliki kualitas kamera yang sangat baik sebanding dengan apa yang dimiliki oleh GoPro. 

Prediksi untuk DJI Osmo Action

Bila dilihat dari desain, fitur dan spesifikasi yang dimiliki oleh kamera aksi ini, tidak akan menutup kemungkinan kamera ini akan menjadi kompetitor utama dari GoPro. Selain itu, kamera ini juga memiliki harga yang lebih murah dari GoPro. Ini adalah arena persaingan yang sebenarnya bagi GoPro, tidak seperti pesaing-pesaing yang sudah ada. Bila GoPro tidak dapat melakukan inofasi baru maka bisa terjadi DJI akan merebut pangsa pasar GoPro, setidaknya untuk pemasaran di kawasan Asia, seperti produk-produk elektronik lainnya.