fbpx

Kota Bandung Diterjang Banjir Bandang Lagi, Kok Bisa ?

Kota Bandung diterjang banjir bandang untuk yang kesekian kalinya sangatlah memalukan, karena ini merupakan bukti jika siapapun atau instansi manapun yang bertanggung jawab sepertinya tidak pernah atau terlambat untuk melakukan tindakan perbaikan. 

Walaupun banjir bandang ini tidak terjadi secara masif atau menerpa seluruh Kota Bandung, tetapi kejadian ini menerpa beberapa wilayah yang sebelumnya tidak pernah mengalami kejadian seperti ini, bahkan salah satu wilayah merupakan pintu masuk menuju Kota Bandung.

Curah hujan yang tinggi dan fenomena alam yang tidak biasanya menjadi kambing hitam yang paling mungkin ditunjuk. Jika memang curah hujan yang tinggi menjadi penyebabnya, maka seharusnya kejadian seperti ini sudah sering dialami oleh Kota Bandung di tahun-tahun sebelumnya. 

Bandung adalah salah kota yang dipenuhi oleh para ahli yang sangat paham dengan hal seperti ini seharusnya sudah mendapatkan solusi dan tindakan perbaikan untuk mencegah kejadian seperti ini terulang kembali. Sebagai salah satu orang yang sedikit banyak mengerti mengenai wilayah Kota Bandung dan kondisi geologi yang berhubungan dengan tata lingkungannya, saya akan mencoba berbagi apa yang ada di dalam pikiran saya.   

Kota Bandung Berada di Wilayah Cekungan yang Dikelilingi oleh Dataran Tinggi

Bandung merupakan salah satu Ibu Kota provinsi di Indonesia yang berada diantara dataran tinggi yang merupakan pegunungan dan perbukitan, sehingga Kota Bandung merupakan sebuah cekungan luas yang seolah-olah seperti berada di dalam sebuah mangkuk raksasa. Di bagian utara Kota Bandung merupakan dataran tinggi berupa pegunungan, yaitu Gunung Tangkuban Perahu dan Gunung Burangrang, kaki dari kedua gunung ini merupakan dataran tinggi yang subur dengan hawa yang sejuk, sehingga menyebabkan banyak dimanfaatkan untuk pertanian dan parawisata. Tempat pariwisata dan pertanian yang sangat terkenal di bagian utara Kota Bandung ini ialah Lembang dan Cisarua.

Di bagian barat Kota Bandung dikeliling oleh perbukitan yang tidak terlalu tinggi dan lebih banyak dimanfaatkan untuk pemukiman penduduk dan pertanian. Di bagian timur Kota Bandung tidak ada dataran tinggi yang berarti, karena bagian timur Kota Bandung merupakan area pertanian yang sekarang sudah banyak dimanfaatkan untuk kepentingan perumahan. Di bagian selatan Kota Bandung hampir serupa dengan di bagian utara Kota Bandung, yang merupakan dataran tinggi subur dengan hawa sejuk dengan Gunung Patuha sebagai dataran yang paling tinggi.

Penyebab Sebenarnya Banjir Bandang yang Menerjang Kota Bandung

Curah hujan yang sangat tinggi dan tidak seperti biasanya dikatakan oleh beberapa orang ahli merupakan penyebab banjir bandang yang terjadi belakangan ini di Kota Bandung. Secara logika pernyataan itu benar jika dilihat dari sisi data curah hujan, namum curah hujan yang tinggi seperti itu bukan hal yang baru terjadi di Kota Bandung dan mau tidak mau, suka tidak suka fenomena curah hujan seperti itu harus kita terima dan dapat terjadi dimana saja bukan hanya di Kota Bandung.

Jika dilihat dari letak Kota Bandung yang berada disebuah cekungan luas, maka kondisi lingkungan memegang peranan yang sangat kuat. Perlu di garis bawahi dan dipertegas disini, jika Kota Bandung seharusnya memiliki “daerah resapan air” yang memerlukan pemeliharaan secara konsisten dan dilindungi sebagai daerah resapan tidak boleh terganggu. Seharusnya instansi yang bertanggung jawab disini paham dan sudah melakukan tindakan perbaikan, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Namun yang dapat disaksikan dan dilihat langsung kondisi sebenarnya yang terjadi ialah lingkungan yang seharusnya menjadi daerah resapan kondisinya telah berubah menjadi daerah hunian dan tempat wisata yang seharusnya bukan disitu tempatnya. Menurut saya inilah penyebab utama kenapa beberapa tahun belakangan ini Kota Bandung diterjang oleh banjir bandang, terlepas dari curah hujan yang tinggi dan rentetan penyebab lainnya yang dapat dijadikan kambing hitam.    

Daerah Resapan di Sekitar Kota Bandung yang Seharusnya Tidak Boleh Terganggu

Bagian utara Kota Bandung merupakan dataran tinggi yang seharusnya menjadi daerah resapan yang tidak boleh terganggu oleh kepentingan apapun. Curah hujan tinggi yang dapat menyebabkan limpahan air dari wilayah ini menjadi tidak terbendung dan tidak terkendali. Wilayah yang seharusnya menjadi daerah resapan di bagian utara Kota Bandung ini memiliki wilayah yang cukup luas, yaitu sepanjang kaki Gunung Burangrang dan Gunung Tangkuban Perahu yang merupakan dataran tinggi yang sejuk. 

Wilayah yang seharusnya menjadi daerah resapan ini kini sebagian besar telah berubah fungsi menjadi lahan pertanian, perumahan dan pariwisata yang seharusnya bukan disitu tempatnya. Fenomena penggunaan daerah resapan ini semakin berkembang dengan pembangunan dan sepertinya tidak terkendali. 

Foto udara Kota Bandung dan zona resapan Kota Bandung

Apa yang Seharusnya Dilakukan ?

Tindakan nyata perbaikan dari instansi yang seharusnya bertanggung jawab untuk urusan ini sangatlah diharapkan, karena sampai dengan saat ini tidak ada tindakan nyata, terbukti dengan terulangnya kembali kejadian banjir bandang ini. 

Pemberian ijin yang terlalu “mudah” untuk kepentingan bisnis sebagian orang di daerah resapan ini sebaiknya mulai diperketat, terlepas dari status tanah yang digunakannya. Pembatasan pembangunan untuk kepentingan perumahan sudah harus dilakukan, alihkan daerah pengembangan untuk perumahan ke daerah-daerah yang lebih memungkinkan dan tidak memberikan dampak kerusakan lingkungan, contohnya kebagian timur Kota Bandung yang masih memiliki lahan luas dan aman. Terjun ke lapangan untuk memberikan penyuluhan dan pengertian tentang pentingnya daerah resapan kepada para petani merupakan tindakan nyata yang lambat laun akan membuahkan hasil.  

Kampanye tentang pentingnya kelestarian lingkunagn kepada anak-anak dari usia dini merupakan investasi untuk masa depan mereka. Ajarkan pada anak-anak untung ruginya penghijauan dan penanaman pohon agar mereka terbiasa dan mereka akan memiliki pola pikir positif terhadap lingkungan hidup. Pemilik wilayah sebaiknya jangan saling menyalahkan dan lempar tanggung jawab, karena itu tidak akan memberikan manfaat apa-apa untuk sebuah perbaikan.

Bandung merupakan kota indah yang “pernah” dijuluki Paris Van Java dimasa lampau, karena julukan itu lebih pantas diberikan untuk Kota Bandung yang dulu. Kesalahan dan kelalaian instansi yang mempunyai tanggung jawab untuk urusan seperti ini sebenarnya sangat mengecewakan banyak warga Kota Bandung sebagai pembayar pajak. Jangan menunjuk kambing hitam yang tidak dapat bicara lagi, karena yang diperlukan sekarang adalah kerja nyata yang membuahkan hasil dan menjalankan tanggung jawab secara bijaksana dengan niat baik untuk kemaslahatan banyak orang. Baca juga  Banjir Bandang di Kota Bandung, Apakah Salah Curah Hujan ? “

Sumber artikel : Alevizone Stories

RECOMMENDED STORIES

STAY CONNECTED

SUPPORTED

payment-logo
shipping-logo-all

Alevizone.com – Cyber Media & Online Store

Copyright 2019