fbpx
Pengertian Mudik, Pulang Kampung dan Perjalanan Bisnis yang Kontroversial

Pengertian Mudik, Pulang Kampung dan Perjalanan Bisnis yang Kontroversial

"Virus covid-19 yang yang awal mulanya lebih dikenal dengan sebutan virus corona, semakin menunjukan penyebaran yang cukup signifikan di Indonesia. Bayangkan saja Indonesia yang merupakan negara kepulauan hampir disetiap pulaunya tidak terlewatkan oleh endemi virus yang mematikan ini"
Beni R
Author

Awalnya pemerintah Indonesia merasa yakin dengan kondisi iklim tropis negara ini tidak akan membuat virus covid-19 berkembang biak seperti di negara-negara Eropa atau China yang mempunyai iklim relatif lebih dingin. Alasan itu mungkin berdasarkan dari penelitian yang belum terbukti kebenarannya, namun yang terjadi sekarang tidak seperti yang diharapkan pemerintah dan rakyat Indonesia.

Dalam kondisi yang ada sekarang dan mendekati Hari Raya Idul Fitri pemerintah Indonesia akhirnya membuat kebijaksanaan pelarangan mudik bagi rakyatnya tanpa terkecuali. Sebenarnya ini adalah keputusan yang memang seharusnya dilakukan sejak awal, tetapi apakah kebijaksanaan itu akan efektif dengan kondisi negara kita yang merupakan negara kepulauan?

Pengertian Mudik dan Pulang Kampung

Beberapa saat berfikir setelah membaca sebuah berita mengenai pernyataan yang mengatakan perbedaan mudik dan pulang kampung akhirnya saya memahami maksud dari pernyataan tersebut. 

Perbedaan arti kata mudik dan pulang kamu akhirnya saya pahami dengan pemahaman saya sendiri, mungkin setiap orang akan mempunyai pemahaman dan pendapat yang berbeda. Mudik menurut pemahaman saya adalah aktivitas “mengunjungi” kampung halaman dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan untuk merayakan hari besar (termasuk Idul Fitri dan hari besar lainnya), dan biasanya mudik dilakukan bersama dengan keluarga yang sudah lama berdomisili di suatu kota atau daerah diluar kampung halamannya. Sedangkan Pulang Kampung adalah aktivitas “kembali” ke kampung halamannya untuk jangka waktu lama dengan tujuan dikarenakan sesuatu hal, contohnya adalah orang yang ingin melewati masa pensiun di kampung halamannya, orang yang ingin kembali ke kampung halaman karena kehilangan pekerjaan dan lain-lain.

Dari pemahaman perbedaan antara mudik dan pulang kampung menurut pemahaman saya pribadi dan berhubungan dengan tujuan yang diharapkan oleh pemerintah sepertinya cukup jelas. Pemerintah memberlakukan kebijaksanaan pelarangan mudik sedangkan untuk pulang kampung masih diperbolehkan, mungkin pemerintah ingin meringankan beban kota-kota besar seperti Jakarta dari penduduk yang tidak memiliki pekerjaan akibat imbas pendemi virus covid-19 dan membagi beban tersebut pada pemerintah daerah dimana para perantau tersebut berasal.

Menurut pendapat saya apa yang dilakukan oleh pemerintah cukup logis (jika memang sesuai dengan pemahaman dan analisa saya), bayangkan saja berapa banyak warga yang akhirnya sangat ketergantungan pada bantuan pemerintah untuk bertahan hidup. Pemerintah daerah setidaknya berperan dengan cara menerima warganya yang “Pulang Kampung” dan memberikan jaminan keselamatan serta perawatan kesehatan pada setiap warganya yang pulang kampung dengan protokol yang sudah diatur. Protokol yang saya maksud disini contohnya adalah menyediakan tempat karantina dan dilakukan uji kesehatan sampaidengan kondisinya memenuhi syarat untuk dipulangkan kerumahnya masing-masing. 

Bagaimana dengan Perjalanan Bisnis?

Pelarangan mudik dan kesalahpahaman pengertian pulang kampung berimbas pada aktivitas penting lainnya yang diakibatkan oleh pelarangan beroperasinya angkutan umum termasuk angkutan udara. Yang perlu diingat disini adalah Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang memerlukan transportasi udara untuk menghubungkan antara pulau. Industri yang memanfaatkan sumberdaya alam di Indonesia tersebar hampir disetiap pulau, contohnya adalah pertambangan mineral batubara, industri perminyakan dan perkebunan sawit.

Para pekerja tenaga ahli didunia industri sumberdaya alam yang umumnya berasal dari luar Pulau dimana industri tersebut berada biasanya akan melakukan perjalanan cuti periodik atau lebih sering disebut field break, sehingga pada umumnya mereka telah  memiliki jadwal perjalanan pulang pergi yang sudah terencana secara matang. Para pekerja tenaga ahli ini biasanya tidak membawa keluarga ke tempat kerjanya karena tidak memungkinkan untuk dilakukan akibat berada di lokasi dengan sarana terbatas. Perjalanan pulang – pergi dari dan ketempat kerja ini dapat dikelompokan kedalam “perjalanan bisnis” yang telah ditentukan oleh perusahaan.

Kondisi seperti yang terjadi sekarang menjadi masalah serius bagi para pekerja dan perusahan dibidang ini, bayangkan saja mereka telah berminggu-minggu bekerja di lokasi remote area ditambah dengan tekanan pekerjaan yang sangat tinggi, lalu mereka harus menghadapi terjebak karena tidak dapat pulang akibat tidak tersedianya alat transportasi untuk memfasilitasi itu. 

Jika kembali pada prinsip dasar “keselamatan kerja” maka kondisi seperti yang disebutkan itu bagi pekerja dibidang ini sudah dalam tingkat beresiko tinggi. Tekanan mental yang menyebabkan konsentrasi kerja menurun berpotensi dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang tidak diinginkan. Protokol yang jelas dan tidak beresiko terjadi penularan virus covid-19 seharusnya sudah dirancang yang melibatkan pemerintah dan perusahaan bersangkutan, bila perlu organisasi perwakilan pekerja.

Ini adalah “pekerjaan rumah” yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah, bagaimanapun juga industri sumberdaya alam telah memberikan banyak pendapatan negara dalam bentuk pajak yang jumlahnya tidak sedikit. Pekerja dibidang ini adalah aset besar agar roda ekonomi masih tetap berjalan, apalagi jika mereka adalah “Warga Negara Indonesia” asli dan bukannya “Tenaga Kerja Asing” yang memiliki keahlian tidak lebih baik dari pekerja lokal asli WNI. Sekarang bagaimana jika Anda harus mengalami situasi seperti mereka para pekerja yang berada di remote area? Baca juga: Ketika Lockdown Harus Dilakukan di Lokasi Kerja yang Berada di Remote Area

RELATED STORIES

STAY CONNECTED

SERVICE & FAQ

Alevizone.com – Cyber Media & Online Store

Copyright 2019

WhatsApp chat