fbpx

Papua, Negeri Indah di Ujung Timur Indonesia

cover-papua-fix

Berada pada koordinat 9º 20′ – 0º 10′ LS / 134º 10′ – 141º 10′ BT, Papua dulunya masih menjadi satu sebelum akhirnya dibagi menjadi dua bagian yaitu Papua dan Papua Barat. Namun demikian Negeri ini masih indah dan kaya dengan sumberdaya alam. Sebenarnya Papua sangat menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan yang senang bergaya Backpacker…

Papua merupakan satu-satunya bagian dari wilayah Indonesia yang memiliki dataran tinggi atau pegunungan diselimuti oleh salju abadi. Salju itu berada di puncak Jaya yang merupakan bagian dari Pegunungan Sudirman. Puncak Jaya atau Carstensz Pyramid memiliki ketingian 4884 dpl. dan diperkirakan akan kehilangan salju abadinya yang terbentuk dari gletser Carstensz yang disebabkan oleh pemanasan global. Memang sangat disayangkan jika puncak Jaya kehilangan mahkota salju abadinya, walaupun demikian Papua masih memiliki keindahan alam lainnya yang sebenarnya sangat layak untuk dikunjungi oleh para Backpacker, namun kurangnya promosi terutama ke mancanegara menjadikan pariwisata di Papua menjadi kurang berkembang.        

Geografi dan Administrasi Papua

Jika kita lihat di Peta, Papua akan terlihat berada di bagian paling timur dari wilayah Indonesia dan berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini dengan luas wilayah 420.540 km² sehingga menjadi Provinsi di Indonesia dengan wilayah terluas. Selain berbatasan langsung dengan Papua Nugini di bagian barat, Papua juga berada diantara Samudra Pasifik di bagian utara, Samudra Hindia di bagian selatan dan Papua Barat di bagian Barat.

Papua memiliki Ibu Kota Jayapura dengan populasi lebih dari 3 juta jiwa. Penduduk asli Papua terdiri dari beberapa suku, yaitu Suku Amungme, Arfak, Asmat, Dani, Damal, Yali, dll. Penduduk asli Papua yang terdiri dari beberapa Suku tersebut  saat ini memiliki jumlah populasi sebanyak 76% dan sisanya sebanyak 23% adalah pendatang yang pada umumnya berasal dari Suku Jawa, Bugis, Batak dll.

Pemerintahan Provinsi Papua terbagi kedalam 1 Kota, 28 Kabupaten dan 568 Kecamatan. Sedangkan Agama yang berkembang di Provinsi Papua pada umumnya adalah Kristen Protestan 65,48%, Katolik 17,67%, Islam 15,89%, Hindu 0.09%, Buddha 0,04% dan Lainnya 0,83%.

Topografi Provinsi Papua

Papua memiliki topografi berupa pedataran rendah hingga pedataran tinggi dengan kemiringan lereng landai hingga curam. Pedataran paling rendah berada sepanjang pesisir pantai dan pedataran tinggi berada ditengah dan sebagian berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Elevasi tertinggi Papua berada tepat dipuncak pegunungan Sudirman yaitu puncak Jaya yang sampai saat ini “masih” diselimuti oleh salju abadi bentukan dari gletser.

Gambar Peta diambil dari Google Map

Sejarah Terbentuknya Pemerintahan Papua

Pada awalnya provinsi Papua mencakup seluruh wilayah Papua bagian barat, sebelumnya pada masa Pemerintahan kolonial Hindia-Belanda wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea). setelah bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, wilayah ini dikenal sebagai provinsi Irian Barat sejak tahun 1969 hingga 1973. Namun pada masa pemerintahan Soeharto namanya diganti menjadi Irian Jaya, penggantian nama tersebut bersamaan pada saat Soeharto meresmikan tambang tembaga dan emas Freeport.

Pada akhirnya nama Irian Jaya diganti menjadi Papua, disertai berbagai protes Papua dibagi menjadi dua provinsi oleh pemerintahan Indonesia; dibagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan di bagian barat menjadi Irian Jaya Barat. Nama Irian Jaya Barat setahun kemudian namanya diganti menjadi Papua Barat. Papua bagian timur ini yang menjadi wilayah pemerintahan provinsi Papua saat ini.      

Destinasi Parawisata untuk Para Backpacker

Sebenarnya banyak lokasi yang dapat dikunjungi di Papua bisa dibilang potensi pariwisata yang dimiliki Provinsi Papua surganya bagi para Backpacker. Alam yang dimilikinya masih asli, budaya yang khas dan unik, minat khusus bahari yang tak kalah menarik dengan daerah lain di Indonesia bahkan mancanegara sekalipun. Namun semuanya ini belum disentuh bahkan ditata untuk menjadi obyek dan daya tarik wisata unggulan bagi kunjungan wisatawan, terutama salju abadi di pegunungan tengah dan taman Nasional Lorentz yang luasnya mencapai 2.505.600 ha, yang diprediksi akan hilang karena pemanasan global, dan itu sangat disayangkan. Kawasan ini merupakan kawasan konservasi terluas di Asia tenggara, berada pada ketinggian 0-4.884 m dpl dan tersebar di 4 Kabupaten, Yaitu : Kabupaten Jayawijaya, Mimika, Puncak Jaya dan Asmat. Taman Nasional Lorentz bukanlah kawasan konservasi biasa seperti kawasan lainny melainkan pada tanggal 12 Desember 1999 PBB melalui United Nation Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) secara resmi menetapkannya sebagai situs alama warisan dunia yang memiliki kurang lebih 43 jenis ekosistem, kawasan Daerah Tropis yang memiliki gletser ( Puncak cartenz) dan danau Habema yang menakjudkan, dihiasi padang rumput alpin dan rawa-rawa.

Masih ada lagi Taman Nasional Wasur di Merauke dengan berbagai spesies mamalia, Taman Nasional Teluk cenderawasih dengan berbagai biota laut dan karang yang indah serta tidak ketinggalan pula potensi budaya yang biasanya ditampilkan pada Festival Lembah Baliem dan Asmat serta kegiatan pariwisata lainnya berupa Trekking, Hiking, Hunting dan Adventuring.

Gambar Modifikasi dari Pihak Ketiga

Kesampaian Daerah

Untuk berkunjung ke Papua sebenarnya sangat mudah, di Papua terdapat ratusan landasan udara dan hampir semua Kabupaten mempunyai landasan udara. Landasan udara yang besar adalah Frans Kaisepo di Biak, Sentani di Jayapura, Timika dan Merauke dapat di singgahi pesawat Besar seperti Jumbo jet,Boing 737 dan DC 19 dari Jakarta, Surabaya dan Makasar. Untuk Kabupaten Lain dengan landasan udara yang lebih kecil dilayani oleh pesawat kecil seperti Twin otter Cessna.

Selain itu Papua juga memiliki pelabuhan laut dibeberapa Kabupaten, yaitu Jayapura, Biak, Yapen,nabire,Merauke,TImika, dan Agats, yang disinggahi beberapa kapal diantaranya adalah KM Dorolonda yang berlayar dari Surabaya, Makassar, Kupang, Ambonm Fakfak, Sorong, Manokwari, Jayapura. KM Nggapulu yang berlaar dari Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Pantolan, Bitung, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Serui,Biak dan Jayapura. KM Labobar yang berlayar dari Batam, Jakarta, Surabaya, Makassar, Sorong, Manokwari, Nabire dan Jayapura. KM Sinabung yang berlayar dari Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, Bau-bau, Banggai, Bitung, Ternate, Sorong, Manokwari,Biak, Serui, Jayapura.

Anda tidak perlu khawatir jika ingin mengunjungi banyak tempat, karena di Papua terdapat kendaraan umum, carteran yang akan mengantar Anda dari satu tempat ketempat lainnya. 

Referensi:

RECOMMENDED STORIES

STAY CONNECTED

PAYMENT SUPPORT

payment-logo

SHIPPING SUPPORT

paket-logo

SERVICE & FAQ

Alevizone.com – Cyber Media & Online Store

Copyright 2019

%d bloggers like this: