fbpx

Warna-warni Kaos Tie Dye yang Keren, Seperti Kultur Kaum Hippie di Tahun 1960-an

kaos-tie-dye-keren

Warna-warni kaos tie dye saat ini tengah menjadi trend kembali, sebelumnya kaos yang dibuat dengan teknik ikat celup ini pernah populer dikalangan kaum hippie sekitar tahun 1960-an.

Kaos dengan teknik ikat celup yang dibuat secara manual ini memang terlihat sangat keren, dengan perpaduan warna yang biasanya mencolok dan cerah ini menjadi ciri khas para kaum hippie di sekitar pertengahan tahun 1960-an.

Apa itu Hippie?

Hippie adalah sebuah kultur yang muncul di Amerika Serikat pada sekitar tahun 1960-an. Kaum hippie ini biasanya akan sangat dekat dengan musik psychedelic rock, namun sisi negatif-nya kaum hippe ini juga sangat dekat dengan narkoba dan ganja.

Kebebasan gaya hidup ditandai juga dengan pakaian yang mereka gunakan, kaos warna-warni dengan teknik pembuatan ikat celup salah satu dari ciri khas mereka, yang biasa disebut dengan tie dye. Teknik ikat celup yang mereka buat sendiri ini biasanya akan menghasilkan bentuk-bentuk yang tidak terduga dengan perpaduan warna-warni yang cerah.

Selain menggunakan kaos tie dye, mereka biasanya menggunakan juga rompi atau baju dengan aksen rumbai-rumbai, ditambah ikat kepala warna-warni dan celana jeans kusam yang menambah kesan nyentrik. Gaya berpakaian seperti itu ditafsirkan bahwa mereka sangat hidup sederhana dan bebas tanpa aturan.

Para kaum hippie ini sebenarnya muncul sebagai protes atas peperangan yang terjadi, seperti perang Vietnam yang sedang berlangsung pada saat itu. Selain itu kaum hippie ini biasanya memiliki gaya hidup nomaden, tinggal di dalam mobil dan berpindah-pindah tempat. VW combi adalah salah satu mobil kegemaran mereka, karena dapat menampung banyak orang dan perlengkapan seperti sebuah caravan kecil. Yang menarik dari mobil VW combi yang mereka gunakan ialah motif beraneka ragam yang mereka tuangkan bergaya psychedelic art. Jika kita mengenal musisi atau band seperti Jimi Hendrix, Pink Floyd, Janis Joplin dan The Doors, merekalah para musisi yang besar di era itu.

Pink Floyd salah satu band legendaris yang terkenal di tahun 1960-an

Kaos Tie Dye Kembali Diminati Karena Keindahan Warnanya

Tie dye adalah teknik pembuatan kaos dengan teknik ikat celup, sehingga akan memberikan bentuk-bentuk yang tidak terduga. Pola bentuk dari teknik ini jika di Indonesia hampir mirip dengan batik, namun tie dye lebih banyak menggunakan warna-warna cerah dengan bentuk yang kadang-kadang tidak beraturan.

Permainan warna sangat penting dalam membuat kaos dengan menggunakan teknik ini, karena jika perpaduan warnanya tidak sesuai, maka akan menghasilkan karya yang tidak menarik. Dalam membuat kaos dengan teknik ini biasanya dilakukan secara manual, sehingga kesan artistik membuat nilai jualnya dapat semakin tinggi. Sekarang teknik tie dye ini banyak dipadukan dengan kaos sablon yang menampilkan gambar-gambar sesuai yang diinginkan.

Kaos adalah salah satu fashion atau pakaian yang paling banyak diminati oleh kaum Pria. Selain praktis, kaos juga dapat memberikan kesan dan kepribadian penggunanya, melalui gambar-gambar atau pola desain-nya. Kaos dengan teknik tie dye adalah salah satu jenis kaos yang dapat menunjukan suatu karya seni yang memberikan kesan keindahan dengan corak dan perpaduan warnanya, seperti para kaum hippie di tahun 1960-an.

Sumber artikel : Alevizone Stories

Lihat produk menarik di : Alevizone Store

RECOMMENDED STORIES

Alevizone.com

Cyber Media & Online Store for Men’s Lifestyle

Copyright 2019